Bahagia Saat Berbagi – Kick Andy (11 Juli 2014)

Profesor Raldi Artono Koestoer, Guru besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia membuat inkubator yang aman, murah, efisien dan mudah dipakai, dan meminjamkannya secara gratis bagi yang membutuhkan untuk dipakai di rumah.

Hitam Putih, Trans7 (20 Juni 2014)

Berawal dari riset Advanced Technology Implementation (ATI) World Bank, Raldi menciptakan inkubator bayi bernama Inkubator Grashof, yang kini telah berada di 29 kota di seluruh provinsi Indonesia, dan dipinjamkan secara gratis.

CNN Heroes, CNN Indonesia

Seorang profesor teknik dari Universitas Indonesia memiliki terobosan baru. Ia menciptakan sebuah inkubator rumahan dan meminjamkannya kepada yang memerlukan secara cuma-cuma.

Redaksi, Trans7 (26 April 2016)

Keluarga tak mampu yang membutuhkan inkubator untuk menyelamatkan bayinya kini bisa meminjam inkubator portable. Simak kisah inspiratifnya. Catatan: Nomor SMS kami yang benar adalah 085659312070, bukan 085795079355.

Halo Indonesia, DAAI TV (18 Oktober 2015)

Membuat inkubator untuk dipinjamkan kepada warga prasejahtera. Itulah yang dilakukan oleh seorang profesor Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Raldi Artono Koestoer.

360, Metro TV (26 September 2015)

Profesor Raldi Koestoer mengubah tabung sederhana menjadi inkubator, meminjamkannya secara gratis kepada orang tua bayi prematur. Hasilnya, inovasi ini berdampak besar karena mampu menekan angka kematian bayi di Tanah Air.

NET5, NET TV (24 November 2015)

Karena biaya tinggi, tak semua masyarakat bisa mendapat akses inkubator. Raldi Artono Koestoer, Guru Besar Teknik Mesin Universitas Indonesia, membuat sebuah terobosan, dengan menciptakan inkubator rumahan.

Liputan 6, SCTV (6 & 7 Mei 2014)

Berkat ide Raldi Artono, penemu inkubator bayi, banyak bayi prematur yang telah terselamatkan. Bahkan, inkubator ini pun dipinjamkan secara gratis.