Khawatir

  • Sangat Khawatir

    Posisi Salah Karena Khawatir khawatir Khawatir Posisi Salah Karena Khawatir

  • khawatir Khawatir Khawatir

Bahagia ketika mendengar bayi Yudistira, anak dari Bpk. Efendi telah kembali ke rumah tiga hari lalu setelah satu bulan berada di rumah sakit. Esoknya, kami segera datang ke tempat meninjau keadaan bayi. Ternyata inkubator masih belum digunakan. Malah yang dipakai adalah tempat buatan sendiri: sekeliling di tutup kain; lampu 60 Watt di atas kepala bayi. Dan saat memegang tempat bayi, suhunya memang tidak hangat sama sekali.

Saya periksa kondisi inkubator dan ternyata semuanya masih berfungsi dengan baik: lampu, timbangan, suhu digital, dan lainnya. Barulah kami memahami bahwa sang ibu khawatir dengan inkubator yang (lampunya) suka hidup dan mati sendiri serta kurang hangat. Kami coba jelaskan pada nenek dan tante bayi, meluruskan bahwa tempat yang dipakai saat itu kurang cocok untuk bayi. Juga meminta tolong untuk menyampaikannya kepada ibu bayi. Akhirnya sang ibu yang tadinya khawatir mau mendengarkan penjelasan kami, dan menggunakan kembali inkubator. Adik bayi terlihat nyaman sekali di dalam inkubator. Dan kini beratnya sudah 2 kg. Salam Bayi Sehat!

Posisi Salah Karena Khawatir khawatir Khawatir Posisi Salah Karena Khawatir

Ketar Ketir & Khawatir

Bahagia ketika mendengar bayi Yudistira, anak dari Bpk. Efendi telah kembali ke rumah tiga hari lalu setelah satu bulan berada di rumah sakit. Esoknya, kami segera datang ke tempat meninjau keadaan bayi. Ternyata inkubator masih belum digunakan. Malah yang dipakai adalah tempat buatan sendiri: sekeliling di tutup kain; lampu 60 Watt di atas kepala bayi. Dan saat memegang tempat bayi, suhunya memang tidak hangat sama sekali.

Saya periksa kondisi inkubator dan ternyata semuanya masih berfungsi dengan baik: lampu, timbangan, suhu digital, dan lainnya. Barulah kami memahami bahwa sang ibu khawatir dengan inkubator yang (lampunya) suka hidup dan mati sendiri serta kurang hangat. Kami coba jelaskan pada nenek dan tante bayi, meluruskan bahwa tempat yang dipakai saat itu kurang cocok untuk bayi. Juga meminta tolong untuk menyampaikannya kepada ibu bayi. Akhirnya sang ibu yang tadinya khawatir mau mendengarkan penjelasan kami, dan menggunakan kembali inkubator. Adik bayi terlihat nyaman sekali di dalam inkubator. Dan kini beratnya sudah 2 kg. Salam Bayi Sehat!

Esoknya kami segera datang meninjau keadaan bayi. Ternyata inkubator masih belum digunakan. Barulah kami memahami bahwa sang ibu khawatir dengan inkubator yang suka hidup dan mati sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *